Berikut pembahasan mengenai pengertian desain interior dan desain eksterior. Pada masa kini ada banyak sekali topik menarik yang bisa dibahas tentang desain.
Hal yang satu ini bahkan bisa berhubungan dengan desain interior dan desain eksterior sebagai salah satu komponen bangunan di sekitar.
Baik desain interior maupun eksterior, keduanya tentu saja memiliki makna yang berbeda. Hal ini pun bisa Anda ketahui baik secara umum maupun menurut pendapat para ahli.
Pengertian Desain Interior
Pengertian Desain interior adalah desain yang mencakup semua unsur yang ada di dalam bangunan seperti ruang tamu, kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dan dapur. Selain itu desain interior juga mencakup penempatan seluruh elemen tersebut, tak terkecuali elemen pendukung dengan contoh seperti furniture.
Pengertian Desain Eksterior
Berbeda dengan desain interior, pengertian desain eksterior adalah mencakup semua unsur yang ada di luar bangunan yang terkena udara, angin dan hujan secara langsung. Misalnya saja seperti teras, halaman, carport, pintu, jendela, gerbang, taman dan cat dinding.

Dari pengertian desain interior dan desain eksterior secara umum seperti di atas, Anda bisa mengetahui bahwa keduanya merupakan desain yang mencakup semua unsur pada bangunan. Salah satu perbedaannya terletak pada fokus desain tersebut.
Desain interior berfokus pada bagian dalam bangunan, sementara desain eksterior merujuk pada bagian luar bangunan.
Pengertian Desain Interior dan Desain Eksterior Menurut Para Ahli
Ada beberapa pengertian desain interior menurut para ahli, berikut beberapa definisi tersebut;
Suptandar
Desain interior adalah cara atau sistem pengaturan ruang yang bisa memenuhi persyaratan keamanan, kenyamanan, kebutuhan fisik serta spiritual, dan kepuasan untuk pemakainya tanpa mengesampingkan nilai estetika.
Ching
Desain interior yaitu merencanakan, merancang, dan menata ruang interior di dalam bangunan untuk memenuhi kebutuhan dasar sarana untuk berlindung dan bernaung, memelihara aspirasi, mengekspresikan ide, menentukan dan mengatur aktivitas.

Perbedaan Desain Interior dan Desain Eksterior
Setelah mengetahui pengertian desain interior dan desain eksterior seperti di atas, untuk semakin memudahkan Anda dalam memahami maknanya, maka ada juga perbedaan yang menjadi fokus utama selain penempatan keduanya.
Beberapa perbedaan antara desain interior dan desain eksterior tersebut antara lain seperti berikut ini.
Fokus Elemen
Desain interior berfokus pada elemen di dalam ruangan, sementara eksterior bertumpu pada fokus perancangan serta elemen pendukung seperti taman, gerbang, teras, jendela, pintu, sampai dengan cat dinding luar.
Prinsip Kerja
Prinsip kerja desain interior berhubungan dengan focal point, psikologi warna, selera, estetika, keseimbangan, dan gaya.
Sementara prinsip utama pada desain interior seperti model, kekuatan, dan material, meskipun gaya dan selera tetap menjadi sebuat pertimbangan untuk perancangan pada bagian luar bangunan.
Beda Desainer Interior, Arsitek, dan Kontraktor
Tiga peran ini sering dikira sama, dan kekeliruan itu memakan biaya saat proyek berjalan.
Arsitek mengurus bangunannya: denah, struktur, bukaan, dan bagaimana bangunan berdiri. Desainer interior mengurus apa yang terjadi di dalam ruang setelah dindingnya berdiri, mulai dari tata letak perabot, pencahayaan, sampai bahan permukaan. Kontraktor mengerjakan pembangunannya, bukan merancangnya.
Batasnya kadang tumpang tindih. Memindahkan dinding pemisah terdengar seperti pekerjaan interior, padahal kalau dinding itu memikul beban, keputusannya ada di tangan arsitek. Menanyakan lebih dulu mana yang struktural dan mana yang bukan menghemat banyak waktu.
Desain eksterior berada di antara keduanya. Fasad, pemilihan warna cat luar, dan penataan halaman sering dikerjakan arsitek, tetapi bisa juga oleh desainer eksterior yang khusus menangani tampilan luar tanpa menyentuh strukturnya.
Kapan Anda Benar-benar Butuh Desainer
Tidak semua proyek menuntut jasa desainer, dan itu perlu dikatakan terus terang.
Untuk mengecat ulang, mengganti gorden, atau menambah rak, Anda tidak butuh siapa pun. Untuk ruangan sempit yang harus menampung banyak fungsi sekaligus, jasa desainer biasanya terbayar, karena kesalahan tata letak di ruang kecil jauh lebih terasa daripada di ruang besar.
Tiga keadaan lain yang membuat jasa desainer masuk akal: bangunan lama yang akan diubah fungsinya, ruang usaha yang tampilannya memengaruhi penjualan, dan proyek yang melibatkan banyak tukang berbeda sehingga butuh satu gambar acuan.
Siapkan tiga hal sebelum menemui desainer: ukuran ruangan yang sudah diukur sendiri, foto kondisi sekarang, dan angka anggaran. Tanpa angka anggaran, rancangan yang keluar sering indah tetapi tidak bisa dibangun. Untuk urusan perabot, memilih furniture sesuai ukuran ruangan bisa dikerjakan sendiri lebih dulu.
Kesimpulan
Desain interior mengurus ruang di dalam, desain eksterior mengurus tampilan luar, dan keduanya berbeda dari pekerjaan arsitek yang mengurus bangunannya berdiri.
Sebelum menyewa siapa pun, pastikan dulu pekerjaan Anda menyentuh struktur atau tidak. Kalau tidak, pilihan Anda lebih luas dan lebih murah. Kalau iya, mulailah dari arsitek, bukan dari desainer interior.
Satu urutan yang jarang salah: ukur ruangannya, tentukan anggarannya, baru cari orangnya. Membalik urutan itu hampir selalu berujung pada rancangan yang harus diulang.

Elemen Desain Interior dan Desain Eksterior
Ada sejumlah elemen desain interior dan desain eksterior yang ada baiknya untuk Anda tahu. Sejumlah elemen ini akan memberi kemudahan bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang menjadi komponen dan tujuannya. Sejumlah aspek tersebut antara lain seperti berikut.
Elemen Desain Interior
Sejumlah elemen desain interior seperti berikut ini.
- Ruang tidur : kasur, bantal, guling, selimut, side table, lampu tidur, dan lemari pakaian.
- Ruang tamu : kursi tamu, meja tamu, lampu sudut, lukisan, hiasan dinding, dan pot bunga.
- Elemen ruang makan: kursi makan, lemari makan lampu, kulkas, vas bunga, dan wastafel.
Elemen Desain Eksterior
Sejumlah elemen eksterior antara lain seperti berikut ini.
- Elemen arsitektur : jendela, pintu, dinding, atap, tangga, kolom, dan sebagainya.
- Konstruksi : pintu gerbang dan car port.
- Landscape : penerangan luar, pagar, kolam, tanaman, dan area olahraga.
Ada pun sejumlah elemen ruang untuk desain eksterior seperti di bawah ini.
- Skala : berhubungan dengan kesan yang ingin ditunjukkan penampilan bangunan.
- Tekstur : nilai raba dan sifatnya nyata: licin, lembut, dan kasar.
- Bentuk : berhubungan dengan gaya yang akan dipakai.
- Warna : memperjelas karakter objek dan memberi aksen di bahan dan bentuknya.
Sekian pembahasan mengenai pengertian desain interior dan desain eksterior dari Makin Tahu. Semoga artikel terkait dengan arsitektur dan kontraktor bisa menambah wawasan Anda.
